Kangen….

Standard

"Rhesya, jumát gw, ****( *sensor nama cwknya org soalnya hehehehe* ) mau kKMpZ ketemuan yuuk, Btw pa kabar? , somze ni ga ada kabarna… Miss u Rhesya, eMuach"
(From temen "artis" gw yg ga ikut semester pendek😛 )

So sweet ya, di mulai dari sms pendek di atas , plus di tambah2 telpon2 kangen laennya😛 ( hahahha G-r mode ), gw jadi di paksa untuk mikirin fenomena "hati" yang satu ini, Secara ya gw teramat sangat "familiar" sekali sama "gejala" beginian.. * sudut pandang pelaku * 😛

Bisa di bilang kalo ngerasa kangen adalah salah satu hobi gw… *hobby yg aneh ya?*
Rasa slalu kangen ini juga yang bikin gw betah ngobrol berjam2 di telpon, Bikin gw slalu ngerasa something missing pas jauh dari telpon, bikin gw ngerasa wajib tuk meng -update situasi gw ke org lain, tanpa di minta  (*yg most of the time mengganggu "korban" gw*) , dan juga, contoh ekstrimnya bisa bikin gw memutuskan untuk lompat dari satu kota ke kota lainnya cuma dalam hitungan menit..😛.

Fakta di atas, bikin gw sadar kalo , belakangan ini gw "bermasalah", indikatornya ; gw ga ngerasa kangen lagi, gw fine2 aja tanpa telpon dlm jarak jangkauan tangan gw, gw ga sakau "ngobrol" seperti biasanya 😛, Gw ngerasa butuh quiet moment, quality moment for my inner consciousness ( padahal gw sadar kalo itu "Bukan gw banget" ).

Balik ke masalah kangen tadi, kalo ga bisa kangen so what? masalah gitu?
Buat gw IYA bgt, ga tau deh buat orang lain. Karena personaly buat gw perasaan tersebut asalnya dari hati , menghasilkan reaksi spontan dari gw.. dan dah jadi bagian yng ngebentuk karakter gw dlm memperlakukan orang lain.. so bisa di bilang that’s "who Iam"
Kehilangan salah satu trigger yg ngebentuk karakter kita, bikin kita ngerasa "dingin"dan "kosong" di dasar hati yang paling dalam, kosong sekali..
sampai2 kita ga bisa mendeteksi adanya "keresahan2", yang bisa jadi bom waktu.. wadoh.. complicated ya..

Intinya sekarang gw dah sadar kalo gw bermasalah, kalo hati gw lagi "dingin" dan "kosong", dan kalo gw butuh pertolongan, untuk sekarang ini, hal itu dah lebih dari cukup, karena kesadaran ini bakalan bikin gw bertindak…,

Like saying "I DO MIzz you guYZ so MUCh"… hehehe guess it’s enuf 4 now…

~~Rhesya~~
With Love For The World

About Rhesya

Simple person, with simple Ideas of life… Social media enthusiast, Pro Bhineka Tunggal Ika, Works for www.majalah-historia.com , Actively involved in Lentera Indonesia or @LenteraID on twitter, A Support Group For Rape and Sexual Abuse Survivor. I believe #RapeIsNotAJoke and Indonesia would be better without FPI

2 responses »

  1. Bagus dong, dan kudunya banyak² bersyukur karena orang² masih kangen sama kita dengan tulus setulus²nya rasa kangen karena emang udah lama ga ketemu, kangen karena dah lama ga berbagi cerita, kangen karena emang berasal dari hati. Daripada kangen with subtitute things, bilang kangen karena ada maksud tertentu, rasa kangen karena replacement things that supposed to be they dont feel that missing things, but since they dont have to do and dont know what to do, so they said that miss words to us, itu yg ga bagus dan ga mutu buat dihargain.
    Bener ga?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s